Keluarga

Rumah Tangga Harmonis Prajurit Muda di Makassar, Kelola Keuangan Bersama Demi Masa Depan Anak

31 Juli 2026 Makassar, Sulawesi Selatan 5 views

Prada Rizky (24) dan Putri (23), pasangan prajurit muda TNI AL di Makassar, menjadi contoh harmoni rumah tangga di asrama. Meski bergaji pangkat rendah, mereka mampu menabung untuk pendidikan anak pertama berkat keterbukaan mengelola keuangan. Setiap awal bulan, keduanya duduk bersama mencatat pengeluaran dan menyisihkan tabungan, dengan Putri berperan pintar mengatur belanja.

Putri mengaku banyak belajar dari penyuluhan Persit di asrama. Selain keuangan, pasangan ini aktif dalam kegiatan kerohanian dan sosial untuk menjaga keharmonisan. Rizky menekankan bahwa rumah tangga yang kuat menjadi benteng dari godaan dan pondasi prajurit yang tangguh. Kisah mereka diangkat dalam program pembinaan keluarga muda TNI AL sebagai praktik baik manajemen rumah tangga prajurit.

Rumah Tangga Harmonis Prajurit Muda di Makassar, Kelola Keuangan Bersama Demi Masa Depan Anak
{ "konten_html": "

Di ujung lorong asrama TNI AL di Makassar, suara tawa bayi mungil kerap memecah keheningan sore. Itulah rumah tangga Prada Rizky (24) dan Putri (23), pasangan muda yang baru tiga tahun mengikat janji suci. Di balik seragam loreng yang melekat pada diri sang suami, tersimpan kisah sederhana tentang bagaimana sebuah keluarga prajurit dibangun di atas fondasi keterbukaan, terutama dalam mengelola keuangan yang serba terbatas.

Duduk Bersama di Awal Bulan, Kunci Harmoni yang Sederhana

Bagi banyak pasangan muda, membicarakan uang bisa menjadi sumber pertengkaran. Namun tidak bagi Rizky dan Putri. Di tengah gaji pangkat rendah yang ia terima, keduanya justru menjadikan momen awal bulan sebagai ritual penuh makna. “Kunci utamanya adalah komunikasi dan prioritas. Kami selalu duduk bersama setiap awal bulan, mencatat pengeluaran, dan menyisihkan tabungan. Istri saya sangat pintar mengatur belanja,” ungkap Rizky, dengan nada bangga yang tak disembunyikan.

Putri, yang kesehariannya bergelut dengan urusan dapur dan popok bayi, ternyata memiliki ilmu yang ia serap dari lingkungan barunya. “Saya belajar banyak dari penyuluhan yang diadakan oleh Persit di asrama. Di sana kami diajari cara membuat anggaran rumah tangga, menabung emas, bahkan memanfaatkan pekarangan kecil untuk tanam sayur. Semua itu sangat membantu rumah tangga kami,” katanya. Dari obrolan itu, satu hal yang menonjol: tak ada rahasia di antara mereka. Buku catatan kecil menjadi saksi perjalanan keuangan keluarga kecil itu, menampung mimpi demi masa depan si buah hati yang baru lahir.

Dari Pengajian hingga Arisan: Merawat Kebersamaan di Tengah Godaan

Sebagai prajurit muda, Rizky sadar bahwa godaan di luar sana tak kalah besarnya dengan medan tugas yang ia hadapi. Namun Putri punya jawabannya sendiri. Pasangan ini rajin mengikuti kegiatan kerohanian dan sosial yang rutin digelar di asrama. “Banyak godaan untuk prajurit muda, tapi kalau rumah tangga kuat, itu jadi benteng. Saya percaya, keluarga bahagia adalah pondasi prajurit yang kuat di medan tugas,” ujar Putri, mengulang kalimat yang seakan telah terpatri di hatinya. Di sinilah letak kekuatan mereka: bukan pada materi yang berlimpah, melainkan pada ketahanan emosional yang ditumbuhkan lewat kebersamaan. Kegiatan arisan kecil, pengajian, hingga sekadar berbagi cerita di antara sesama istri tentara, menjadi ruang bagi Putri untuk terus mengisi tangki kasih sayang, yang kelak menjadi bekal sang suami kala harus berlayar meninggalkan dermaga.

Kisah Rizky dan Putri akhirnya diangkat dalam program pembinaan keluarga muda TNI AL sebagai praktik baik manajemen rumah tangga prajurit. Bukan karena mereka sempurna, tetapi karena teladan sederhana mereka menjawab satu pertanyaan besar: bagaimana sebuah keluarga kecil mampu bertahan dan bertumbuh di tengah keterbatasan, justru dengan menjadikan cinta dan keterbukaan sebagai harta paling berharga. Di asrama yang mungkin sempit itu, Rizky dan Putri membuktikan bahwa bahagia tak selalu soal berapa yang dimiliki, melainkan bagaimana setiap rupiah dan setiap detik dijalani bersama, dalam doa, dan dalam satu arah tujuan: masa depan anak, masa depan negeri.

", "ringkasan_html": "

Prada Rizky dan istrinya Putri membuktikan bahwa rumah tangga prajurit muda yang harmonis dibangun di atas keterbukaan mengelola keuangan. Dengan gaji terbatas, pasangan di asrama TNI AL Makassar ini rajin menabung untuk pendidikan anak sambil terus merawat kebersamaan lewat kegiatan kerohanian. Kisah mereka menjadi inspirasi manajemen keluarga bagi para prajurit lainnya.

" }

Entitas yang disebut

Orang: Rizky, Putri

Organisasi: TNI AL, Persit

Lokasi: Makassar

Bacaan terkait

Artikel serupa