Keluarga
Sekolah di Bawah Rindang Pohon: Kegigihan Istri Prajurit di Pos Perbatasan Ajari Anak Sendiri
Demi pendidikan anak di wilayah perbatasan yang minim akses, Mira, istri seorang prajurit, mengambil peran sebagai guru bagi ketiga anaknya di bawah pohon rindang. Dengan modul internet dan dukungan Satgas, ia mengajarkan literasi sambil menenangkan rindu akan teman sebaya, menunjukkan bahwa ketahanan keluarga tumbuh dari cinta dan pengorbanan.
Di bawah rimbunnya pepohonan Kalimantan yang berfungsi sebagai atap alami, di atas tanah lembap yang menjadi alas, seorang ibu muda bernama Mira menggelar tikar lusuh. Dengan penuh kelembutan, ia mengajar ketiga anaknya mengenal huruf, angka, dan warna-warni dunia. Mira adalah istri dari Serda Panji, seorang prajurit yang bertugas di pos perbatasan. Di tempat ini, sekolah formal hanyalah angan—jaraknya puluhan kilometer dan nyaris tak mungkin ditempuh setiap hari. Namun, dari keterbatasan itulah lahir sebuah potret gigih seorang ibu prajurit yang menjadikan dirinya guru utama bagi anak-anaknya. Setiap pagi, ia menyulap alam menjadi ruang kelas. Modul pembelajaran diunduhnya pada momen langka saat sinyal internet bersahabat. “Kami memanfaatkan modul dari internet, lalu saya ajarkan sendiri,” ujarnya, merekam perjuangan pendidikan anak yang sunyi tapi sarat makna.
Entitas yang disebut
Orang: Mira, Serda Panji
Organisasi: Satgas Perbatasan, Dinas Pendidikan
Lokasi: Kalimantan