Keluarga

Istri Prajurit TNI AL di Lantamal V Merintis Komunitas 'Rumah Singgah' untuk Anak-Anak Prajurit yang Kesulitan Belajar Daring

21 April 2026 Surabaya, Jawa Timur 6 views

Dari keprihatinan atas kesulitan belajar daring anak-anak prajurit, para istri di Lantamal V Surabaya membangun komunitas 'Rumah Singgah'. Tempat ini tak hanya membantu pendidikan anak, tetapi juga menjadi ruang berbagi dan saling menguatkan bagi seluruh keluarga prajurit, mengisi kekosongan saat sang ayah bertugas dan membangun ketahanan emosional yang kokoh.

Istri Prajurit TNI AL di Lantamal V Merintis Komunitas 'Rumah Singgah' untuk Anak-Anak Prajurit yang Kesulitan Belajar Daring

Di baling sorotan pada tugas mulia di lautan, kehidupan para istri dan anak-anak prajurit TNI AL di darat menorehkan kisah haru tersendiri. Saat sang suami berbulan-bulan mengemban tugas di atas kapal, peran ganda harus dijalani para ibu di rumah: menjadi tulang punggung keluarga sekaligus guru dadakan bagi buah hati mereka. Tantangan ini semakin nyata di masa pembelajaran daring, ketika banyak anak dari keluarga prajurit merasa kesulitan dan tertinggal. Dari keprihatinan yang sama dan benang solidaritas yang kuat, lahirlah sebuah gerakan hangat dari dalam kompleks perumahan Lantamal V Surabaya.

Dari Ruang Serba Guna Menjadi Oasis Harapan

Diprakarsai oleh seorang istri prajurit, Ny. Rina, sekelompok ibu-ibu di lingkungan tersebut dengan tulus merintis komunitas yang mereka beri nama ‘Rumah Singgah’. Dengan semangat gotong royong khas keluarga besar TNI, sebuah ruang serba guna di asrama disulap menjadi tempat belajar yang nyaman dan penuh kehangatan. Di sanalah anak-anak dari berbagai usia berkumpul, belajar bersama, dan saling membantu. Kehadiran komunitas ini seperti angin segar bagi para ibu yang menjalani hari-hari panjang sendirian, memberikan mereka kekuatan untuk terus menjaga semangat belajar anak di tengah kerinduan mendalam akan kehadiran sang ayah.

Dukungan tak berhenti pada semangat saja. Mereka dengan sukarela menyediakan wifi stabil dan beberapa unit komputer pinjaman. Bagi keluarga prajurit, akses internet yang lancar seringkali merupakan tantangan tersendiri. Dukungan teknis sederhana ini benar-benar meringankan beban, memastikan anak-anak bisa fokus memahami pelajaran, bukan sekadar berjuang mencari sinyal. Suasana di Rumah Singgah pun berbeda. Tawa dan obrolan riang mengisi ruang, menggantikan keheningan yang kerap menyergap. Di sini, para anak menemukan sahabat yang mengerti perasaan mereka: sama-sama merindukan ayah yang sedang berlayar, sama-sama belajar untuk kuat.

Tempat Bertumbuhnya Ketahanan Emosional Keluarga Prajurit

Dampak dari komunitas ini ternyata jauh lebih dalam dari sekadar bantuan mengerjakan PR. Rumah Singgah telah tumbuh menjadi ruang berbagi dan saling menguatkan yang alami. Di sela-sela membahas pelajaran matematika atau bahasa Indonesia, cerita-cerita tulus pun mengalir. Anak-anak dengan leluasa bercerita tentang kerinduan, kebanggaan pada ayah mereka yang sedang bertugas, atau kesulitan yang mereka hadapi. Mereka belajar satu pelajaran hidup yang berharga: mereka tidak sendirian dalam perjalanan ini.

Perasaan yang sama juga menyatukan para istri prajurit. Sambil menemani anak-anak belajar, mereka bisa bertukar cerita, saling membagi pengalaman mengasuh anak sendirian, dan membangun jaringan dukungan yang kokoh. Percakapan dari hati ke hati antar sesama ibu yang memahami betul dinamika kehidupan sebagai keluarga TNI AL menjadi sumber kekuatan yang tak ternilai. Komunitas ini dengan lembut mengisi kekosongan yang ditinggalkan sang suami, mengembalikan denyut kehidupan, semangat, dan tawa ke dalam setiap rumah tangga.

Inisiatif mandiri yang lahir dari rasa empati ini adalah bukti nyata ketahanan dan kekuatan solidaritas di dalam keluarga besar TNI. Ini menunjukkan bahwa pengabdian seorang prajurit tak hanya tentang keberanian di medan tugas, tetapi juga tentang dukungan dan ketegaran yang dibangun oleh keluarganya di rumah. Rumah Singgah lebih dari sekadar tempat belajar; ia adalah simbol cinta, pengertian, dan komitmen untuk terus maju bersama, menjaga api semangat dan harapan tetap menyala sementara para pahlawan keluarga menjaga lautan negeri.

Entitas yang disebut

Orang: Rina

Organisasi: TNI AL, Komando Lantamal V

Lokasi: Surabaya

Bacaan terkait

Artikel serupa